Kelompok Tani Sumber Rezeki Alamat : Rt 10 Desa solok kecamatan Kumpeh Ulu kabupaten Muaro Jambi

Monday, October 14, 2013

cara mendapatkan uang Euro dengan mudah facebook

Sekarang ane bawa kabar gembira baru buat agan-agan dimana kita bisa ngehasilin EURO paypai dengan cara lebih mudah..

Yowis mari kita mulai ya gan

Syarat:
1. Punya akun paypai verified
2. Punya FB, Twitter, G+, Youtube
3. Mari hasilkan balancenya

daftarnya disini gan

https://www.fanslave.net/ref.php?ref=832279


2. Setelah daftar silahkan connect FB, Twitter dan G+ agan2

Untuk meng-connect-kan nya agan tinggal klik masing2 menu FB, twitter, dan G+ nanti disana ada tombol connect nya

3. Tugas agan2 disini lebih mudah yaitu :
FB -> Like Page
Twitter -> Follow
G+ -> +1
Youtube -> Tonton video

Gampang kan?

4. Coba gan twitter, G+ sama Youtube nya.. gak jauh beda caranya sama FB kok
Nanti poin yang dihasilkan ini dikumpulkan sampe 3000 atau setara dengan 15 EURO baru agan bisa req pay out ke paypai agan

5. 3000 credit? banyak bener gan? Hehe jangan khawatir gan kalo fans page, twitter follow, g+ sama youtube nya udah agan babat semua, balik lagi ke situs ini 3 jam kemudian nanti ada list baru yang bisa di ambil credit nya.. Pengalaman ane 10 hari udah sampe 3000 credit kok gan hehe

Cara withdraw gampang gan tinggal klik menu Your account Cash Out





Tuesday, March 9, 2010

BUDIDAYA BELUT

PT Pertamina memberikan bantuan sebesar Rp3 miliar kepada petani Jambi untuk budidaya belut jenis hybrid.

Menurut Manager Program Kemitraan PT Pertamina Yuke Samsidar, bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang disisihkan dari sebagian laba perusahaan.



Dana tersebut dikucurkan dalam bentuk dana bergulir atau pinjaman kepada petani yang difasilitasi oleh pemerintah daerah setempat. PT Pertamina hanya sebagai pembiayaan, sementara teknis di lapangan dilakukan petani.

“Yang memberikan pembiayaan Pertamina. Selanjutnya, yang melaksanakan petani yang paham masalah teknis didampingi oleh pemerintah setempat,” ujar Yuke di Jambi, Senin (15/2).

Tujuan dilakukan program budidaya belut ini tidak lain untuk mempercepat perekonomian masyarakat dan meningkatkan taraf hidup petani. Pertamina berharap belut yang akan dikelola petani bisa cepat besar dan menghasilkan.


Disinggung mengenai syarat dan ketentuan penerima PKBL ini, menurut Yuke, syarat dan ketentuan penerima bantuan PKBL sudah diatur dalam undang-undang BUMN.


Pada saat ini kelompok tani sumber rezeki tengah mempersiapkan bak/ kolam untuk budidaya belut.
ini terbagi kedalam empat kelompok kecil.

Saturday, February 6, 2010

Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Dari Sisa Reaktor Biogas

Gabungan dari fermentasi bahan organik cair dengan bahan organik padat dikenal dengan istilah biogas. Bahan pembuatannya berasal dari kotoran manusia, hewan dan tanaman.
Penggunaan biogas memiliki keuntungan ganda yaitu gas metana yang dihasilkan bisa berfungsi sebagai bahan baker, sedangkan sampah padat dan cair yang dihasilkan sebagai residu bisa digunakan sebagai pupuk. Penggunaan biogas secara rutin mampu meningkatkan produksi padi secara berkesinambungan dan tidak ada residu biogas di dalam lahan sawah, sedangkan penggunaan pupuk kimia sintetis dapat menurunkan produksi tanaman jika digunakan terus-menerus.

Pupuk Cair Organik pupuk cair organik adalah larutan hasil dari pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan dan manusia yang kandungan unsur haranya lebih dari 1 unsur. Kelebihan dari pupuk cair organik adalah dapat secara cepat mengatasi defisiensi hara, tidak bermasalah dalam pencucian hara dan mampu menyediakan hara secara cepat. Pupuk cair organik umumnya tidak merusak tanah dan tanaman walaupun digunakan sesering mungkin. Larutan ini juga memiliki bahan pengikat sehingga larutan pupuk yang diberikan ke permukaan tanah bisa langsung digunakan oleh tanaman. Keunggulan pupuk cair organik diantaranya adalah menyehatkan lingkungan, meningkatkan prokdutifitas tanah, menekan biaya usaha tani dan meningkatkan kualitas produk. Prinsip kerja pupuk cair organik untuk membantu proses pertumbuhan tanaman yang dimulai dari meningkatkan prokdutifitas tanah secara keseluruhan dilihat baik dari fisik, kimia, maupun biologi. Pupuk cair organik pada tanah secara fisik dapat menggemburkan tanah, memperbaiki aerasi dan draenasi, mencegah dan meningkatkan daya olah tanah. Secara kimia dapat meningkatkan kestersediaan unsur hara dan meningkatkan proses pelapukan bahan mineral. Sedangkan pemberian pupuk cair organik pada tanah keunggulannya adalah, menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme tanah seperti, bakteri, serta mikroorganisme menggantung lainnya, sehinga perkembangan nya menjadi lebih cepat. Kesuburan secara alami bergantung pada unsur-unsur kimia.

Pupuk kandang cair
Pupuk ini berasal dari kotoran hewan dan urin ternak. Pupuk ini umumnya bisa digunakan bersama dengan kotoran padat atau pupuk hijau. Pemberian pupuk ini paling baik diberikan pada tanaman yang sedang dalam masa vegetatif dan masa perkembangbiakan, sebab ketika masa perkembangbiakan, tanaman banyak membutuhkan nutrisi.
Di Kelompok Tani Sumber Rezeki sendiri pemanfaatan pupuk organik sisa dari reaktor biogas sudah dimanfaatkan, sebagai uji coba pada tanaman sawi, dengan hasil yang sangat bagus.
dengan pemakaian pupuk sebelum tanan/ pratanam dan waktu umur 1 minggu dan dua minggu menunjukkan hasil yang begitu bagus..




Thursday, December 24, 2009

Pembuatan Biogas

Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk diantaranya; kotoran manusia dan hewan, limbah domestik (rumah tangga), sambah biodegradable atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik. Kandungan utama dalam biogas adalah metana dan karbon dioksida.

Biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan maupun untuk menghasilkan listrik.

Di Kelompok Tani Sumber Rezeki membuat biogas dengan kapasitas 4 m3 dengan pembagian 2 m3 untuk air 1 M3 untuk kotoran ternak sapi dan 1 m3 lagi digunakan untuk ruangan gas. Gas ini terbentuk 21 hari setelah pencampuran kotoran dan air (untuk kotoran sapi)

Komposisi biogas
Komponen %
Metana (CH4) 55-75
Karbon dioksida (CO2) 25-45
Nitrogen (N2) 0-0.3
Hidrogen (H2) 1-5
Hidrogen sulfida (H2S) 0-3
Oksigen (O2) 0.1-0.5

di kelompok tani Sumber Rezeki menggunakan kotoran sapi sebagai penghasil biogas

Limbah biogas, yaitu kotoran ternak yang telah hilang gasnya (slurry) merupakan pupuk organik yang sangat kaya akan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman. Bahkan, unsur-unsur tertentu seperti protein, selulose, lignin, dan lain-lain tidak bisa digantikan oleh pupuk kimia.

Pupuk organik dari biogas telah dicobakan pada tanaman jagung, bawang merah dan padi.di kelompok tani Sumber Rezeki mengoloh limbah sisa ini menjadi pupuk oranik yang dapat berupa padat dan cair dengan ditambahkan beberapa campuran seperti bakteri pengurai.

Wednesday, December 23, 2009

Kunjungan Bupati Muaro Jambi



Desa Solok, Senin 21 Desember 2009, Bupati Muaro Jambi H. Burhanuddin Mahir, SH melakukan kunjungan ke Kelompok Tani Sumber Rezeki Desa Solok Kecamatan Kumpeh Ulu. Untuk melihat langsung keadaan ternak sapi juga penyerahan sapi pengembangan (Redis) dan penyalaan api pertama kompor Biogas.

Dalam sambutannya bupati Muaro Jambi sangat senang karna bantuan ternak sapi dapat berkembang atau adanya peningkatan populasi ternak selama kurun waktu 3 tahun. Tercatat pengembangan ditahun 2006-2009 meningkat dari populasi awal 100 ekor dan sekarang sudah berkembang menjadi keseluruhan 218 ekor ( anak 118 ekor). Selain itu juga bupati juga melihat langsung proses Inseminasi Buatan (IB) dari petugas IB kabupaten muaro jambi.

Dalam pertemuan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan kab muaro jambi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, Kepala Badan Penyuluhan , Camat Kumpeh Ulu, instansi terkait dan juga tokoh masyarakat desa solok.

Wednesday, November 25, 2009

Halal Bihalal



acara halal bihalal yang diadakan pada bulan Syawal 1430 H di saung kelompok Tani Sumber Rezeki Desa Solok, yang di isi dengan siraman rohani.

Saturday, November 21, 2009

Gubernur serahkan bantuan 150 ekor sapi


Guna memenuhi kecukupan daging taun 2010 Gubernur Jambi H. Zulkifli
Nurdin Jum’at (12/01) telah menyerahkan sebanyak 150 ekor sapi bantuan
Pemerintah Provinsi Jambi kepada kelompok tani Sumber Rezeki Desa Solok
Kecamatan Kumpe Ulu Kabupaten Muaro Jambi.
Gubernur dan rombongan setibanya di lokasi acara disabut Bupati Muaro Jambi
H. Burhannudin Mahir, SH, Wakil Bupati Muarao Jambi, H. Mujchtar Muis, Ketua
DPRD Kabupaten Muaro Jambi dan masyarakat Desa Solok Kecamatan Kumpe Ulu
Kabupaten Muaro Jambi, yang menampilkan kesenian reog. Hadir juga pada
kesempatan ini para Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Biro di lingkungan Setda
Provinsi Jambi, para Kepala Dinas/Instansi Kabupaten Muaro Jambi.
Gubernur Jambi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Provinsi Jambi memiliki
potensi dan daya dukung yang cukup besar untuk memenuhi kecukupan daging,
saat ini Provinsi Jambi baru memiliki kurang lebih 120.000 ekor sapi, 68.159
ekor kerbau dan 120.250 ekor kambing, sehingga masih mempunyai peluang cukup
besar untuk mengembangkan ternak besar maupun ternak kecil. Potensi pakan
yang tersisa masih mampu untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak sebanayak
lebih kurang 3.juta satuan ternak atau setara dengan 3 juta ekor ternak
ruminansia besar.
Potensi yang cukup besar ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara sinergis
dan terkoordinasi baik dari tingkat Provinsi maupun Kabupaten/kota,
disamping itu peran swasta dalam pengembangan usaha peternakan di provinsi
jambi sangat diharapkan. Populasi ternak yang ada, baik ternak rakyat maupun
ternak pemerintah perlu diamankan, dibina dan dikembangkan lebih lanjut,
karena ini merupakan asset yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jambi, yang
dengan berbagai sentuhan teknologi bisa dijadikan modal untuk dikembangkan
lebih lanjut, guna mewujudkan Jambi sebagai lumbung ternak dimasa mendatang.
Selain itu Gubernur mengharapkan agar masyarakat terus meningkatkan
persatuan dan kesatuan, jangan ada pembedaan antara orang Jambi asli, dan
orang Jambi pendatang, semua yang telah menetap di Jambi adalah orang Jambi,
yang memilki hak dan kewajiban yang sama untuk mengisi pembangunan di
Provinsi Jambi. Pembangunan dapat dicapai dengan kerja keras, tanpa kerja
keras mustahil dapat berhasil, jelas Gubernur. Dicontohkan Gubernur
bagaimana kegigihan bangsa Jepang, yang negaranya pada perang dunia kedua
hancur di bom sekutu, dan saat itu diperkirakan jepang akan membutuhkan
waktu lama untuyk kembali membangun negaranya. Tetapi nyatanya Jepang dalam
waktu yang tidak begitu lama telah menjadi salah stu Negara maju, ini
kuncinya tidak lain semanagat kerja orang Jepang yang demikian tinggi, jadi
Gubernur berharap kiranya masyarakat peternak di Desa Solok ini bisa meniru
bagaimana kegigihan masyarakat Jepang untuk memajukan negaranya, dan yang
tidak kalah pentingnya adalah pendidikan bagi anak-anak, karena dengan
pendidikan maka generasi muda mendatang diharapkan dapat mengisi pembangunan
di negerinya sendiri dan tidak hanya menjadi penonton.
Sebelumnya Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jambi Ir. Natres Ulfi dalam
laporannya menyampaikan, dalam menuju sasaran kecukupan daging tahun 2010
Dinas Peternakan Provinsi Jambi telah menempuh beberapa kebijakan yakni;
Melaksanakan penambahan populasi ternak, terutama bibit betina, Optimalisasi
pelaksanaan inseminasi buatan dalam peningkatan kelahiran pada daerah
kawasan dan intessifikasi kawain alam pada daerah jarang ternak.
Dilaporkan juga oleh Kadis Peternakan, bahwa pada tahun 2005 melalui APBD
Provinsi Jambi telah disebarkan sapi bibit betina sebanyak 150 ekor dengan
lokasi penyebaran di Desa Lubuk Mandarsah, tahun 2006 juiga telah disebarkan
sapi bibit sebanyak 200 ekor dengan lokasi Desa Mandarsah Kabupaten Tebo
sebanyak 100 ekor dan Kelompok Tani sumber Rezeki Desa Solok Kecamatan
kumpe Ulu Kabupaten Muaro Jambi 100 ekor, kemudain melalui dan APBD juga
telah disebarkan 300 ekor bibit sapi betina, kerbau 30 ekor, kambing 600
ekor dan itik 1.500 ekor.
Menurut Natres, sampai saat ini Provinsi jambi untuk memenuhi kebutuhan
ternak potong masih mendatangkan ternak dari luar daerah sebanyak lebih
kurang 8.000 – 10.000 ekor, yang berarti setiap tahun dana masyarakat Jambi
beralih keluar daerah sebanyak Rp.670-Rp.80 milyar untuk membeli trernak
potong. Selain itu kata Natres pada tahun 2006, melalui dana dedonsentrasi
Provinsi Jambi memperoleh dana penguatan modal usaha kelompok tiga paket
komoditas sapi dengan jumlah dana sebesar Rp.1.425.000.000,00
Menurut Kadis peternakan, dalam mencapai sasaran kecukupan daging tahun 2010
dan mengurangi ketergantungan Provinsi Jambi atas pemasukan ternak dari
daerah lain , Provinsi Jambi harus menamabah populasi ternak sapi menjadi
lebih kurang 200.000 ekor
Pada kesempatan ini Bupati Muaro Jambi juga berkenan menyerahkan ternak
kambing sebanyak 100 ekor, selain itu Gubernur juga menyerahkan dua unit
kendaraan roda empat berupa laboratorium kesehatan ternak keliling dan
sebelas unit kendaraan roda dua kepada Kepala dinas Peternakan Provinsi
Jambi.
Seusai acara Gubernur berkesempatan meninjau ternak yang diserahkan,
kemudian Gubernur berkesempatan memberikan penjelasan kepada para wartawan
yang ikut dalam kunjugan kerja ini, dimana Gubernur pada kesempatan ini
menjelaskan bahwa tujuan diserahkannya sebanyak 150 ekor sapi pada
kesempatan ini, yang terdiri dari, 100 ekor sapi untuk diternakan, 40 ekor
untuk penggemukan dan 10 ekor sapi pejantan, selain untuk memenuhi kecukupan
daging tahun 2010, tentunya juga bertujuan untuk membantu para petani
peternak di daerah Jambi.
Selain itu disampaikan Gubernur program ini juga diharapkan dapat
meningkatkan kualitas ternak dengan insiminasi buatan (IB), antara sapi
simental dengan brangus atau limosin yang didatantangkan dari Australia,
jadi sepermanya diambil dari jenis sapi ini dan dikawil suntikkan kepada
sapi local, sehingga anaknya nantinya memiliki kualitas yang lebih baik.
Sedangkan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang demikian antusias untuk
mendapatkan tambahan ternak, menurut Gubernur ini akan terus diprogramkan,
dan untuk tahun 2007 ini telah diprogramkan sebanyak 4.000 ekor yang akan
disebarkan disemua daerah dalam Provinsi Jambi, jelas Gubernur